Category: Peredaran Darah

Jenis-Jenis Peredaran Darah yang Perlu Anda Ketahui (Penjelasan Singkat & Padat) Beserta Contohnya

Jenis-Jenis Peredaran Darah yang Perlu Anda Ketahui (Penjelasan Singkat & Padat) Beserta Contohnya

Ada beberapa teori di luar sana tentang, beberapa ahli berpendapat ada jenis pembagian dari sistem yang sering disebut dengan istilah sistem kardiovaskular ini. Jenisnya pada intinya terbagi menjadi 2, yaitu:

  1. Sistem peredaran darah terbuka
  2. Sistem peredaran darah tertutup

Perbedaan dari keduanya dapat Anda temukan dengan memahami teori dari masing-masing sistem peredaran darah. Bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) membahas rumusan ini ke dalam sub topik pelajaran Biologi. Mari kita bahas istilahnya ya.

Pengertian Sistem Peredaran Darah

Dalam artikel ilmiah tentang darah, definisi sistem peredaran darah adalah suatu sistem yang berfungsi memindahkan ke dalam sel dan menuju sel. Bahasa mudahnya adalah sirkulasi darah yang terjadi dalam tubuh.

Tentu organ yang berperan sangat penting adalah darah, kemudian jantung. Karena organ jantung lah yang memiliki fungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Selain itu ada juga organ lain yang saling membutuhkan dan bekerjasama untuk proses sirkulasi pergerakan darah ini.

Proses sirkulasi darah ini diawali dengan pengangkutan oksigen dari paru-paru ke sel karbondioksida dengan arah yang berlawanan. Kemudian proses peredaran darah adalah pengangkutan nutrisi dari sistem pencernaan (seperti nutrisi lemak, gula, protein dan apapun yang dikonsumsi oleh makhluk hidup). Proses ini disimpan sesuai kebutuhan tubuh untuk energi.

Jenis Peredaran Darah

Peredaran Darah Terbuka

Metabolisme setiap sel dalam badan akan terus berlangsung di kala jaringan ini terus aktif dan berjalan sesuai prosedur. Metabolisme inilah yang terus menerus bekerja mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.

Peredaran darah terbuka biasa terjadi pada hewan sederhana. Kenapa? Karena jaringan organisme dalam hewan sederhana lebih simpel, sehingga organ yang saling terhubung juga sedikit. Contohnya adalah serangga dan udang.

Pengertian sistem peredaran darah terbuka adalah darah dipompa dan mengalir menuju rongga-rongga tubuh yang terbuka dalam tubuh. Hal ini menjadikan pembuluh darah dan tekanan darah dibawa ke rongga-rongga dalam tubuh.

Peredaran Darah Tertutup

Sedangkan definisi peredaran tertutup adalah prosesnya melibatkan paru-paru dan saluran sistemik dengan melibatkan pembuluh darah. Jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh akan melewati pembuluh darah. Jadi darah hanya mengalir di pembuluh darah yang ada di dalam tubuh saja.

Proses peredaran darah tertutup adalah dari paru-paru akan menerima oksigen dari luar tubuh, setelah oksigen terikat pada darah, kemudian prosesnya darah akan mengalir pada saluran sistemik, yaitu pembuluh darah, kemudian di bawa ke jantung dan oleh jantung akan di pompa ke seluruh bagian pada tubuh.

Pembagian / Kategorisasi Peredaran Darah Lainnya

Ada juga jenis peredaran darah yang dikenal oleh beberapa ahli, yaitu peredaran darah besar dan kecil. Hali ini juga dibahas detail di artikel perbedaan peredaran darah, baca yuk biar makin jelas pemahamannya. Di artikel lain, kami juga ada tulisan menarik tentang darah dan peredaran darah lo. Simak yuk tulisannya šŸ˜€

Gambar Peredaran Darah Manusia Lengkap dengan Keterangan dan Fungsinya

Gambar Peredaran Darah Manusia Lengkap dengan Keterangan dan Fungsinya

Berbagai gambar peredaran darah manusia ini semoga bermanfaat bagi pembaca. Berisi aneka ragam image yang mengilustrasikan bagaimnaya sirkulasi darah bekerja dari mulai organ jantung sampai ke seluruh tubuh.

gambar sistem peredaran darah pada manusia beserta keterangannya

Selain sistem peredarah darah, situs mizarape.com ini juga membahas berbagai artikel kesehatan, salah satunya adalah organ-organ dalam tubuh yang berfungsi dalam metabolisme sirkulasi darah.

gambar sistem peredaran darah pada manusia dan penjelasannya

Kemudian penjelasan yang lebih lengkap lagi, kami juga bahas materi tentang penyakit peredaran darah yang biasa mengganggu dalam sistem peredaran darah besar maupun kecil. Ada banyak macamnya lo, hati-hati dan waspada. Jangan lupa lakukan pencegahan dengan membaca artikelnya.

gambar skema peredaran darah besar dan peredaran darah kecil

Terakhir situs ini juga menyajika penjabaran mengenai organ apa saja yang ikut serta ambil bagian dalam sistem peredaran darah kita, semoga dengan tulisan ini bermanfaat bagi pembaca yang sedang menambah wawasan maupun mencari informasi tentang penyakit dalam darah.

gambar urutan aliran darah pada peredaran darah kecil adalah

Oh iya, situs ini juga menampilkan ilustrasi dalam bentuk gambar, grafik yang menarik untuk melengkapi pembasan yang kami ulas. Tentu dengan media tulisan dan visual gambar ini membuat pembaca betah dan faham akan materi yang kita bahas.

gambar urutan aliran darah pada sistem peredaran darah besar

Jika tulisan artikel ini bermanfaat, kami dari mizarape.com tidak menolak jika para citizen memberikan share ke media yang kalian punyai, meskipun sekedar whatsapp sekalipun semampu kalian. Siapa tahu ada yang membutuhkan tulisan ini.

gambar diagram klasifikasi tentang sistem peredaran darah manusia

Itu saja tulisan sekelumit kami tentang berbagai gambaran mengenai peredaran darah, selamat beraktivitas dan semoga tambah sukses. Amin.

gambar peredaran darah kecil dan besar beserta keterangannya

Mekanisme Pembekuan Darah Manusia Disertai Bagan Gambar Lengkap

Mekanisme Pembekuan Darah Manusia Disertai Bagan Gambar Lengkap

Pembekuan darah adalah proses membekunya darah ketika terjadi luka di tubuh manusia, awalnya darah keluar dari dari dalam tubuh. Jika berjalan dengan normal, semestinya tubuh merespon langsung seketika secara otomatis setelah darah keluar yang disebabkan karena terpotong atau robek.

Tetapi jika tidak terjadi pembekuan darah, maka bisa dipastikan terdapat penyakit peredaran darah yang membahayakan tubuh terutama pada organ darah.

Tahapan Mekanisme Pembekuan Darah

Ada 3 bagian dalam darah yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan trombosit (keping darah). Bagian darah yang bermanfaat untuk pembekuan darah adalah trombosit.

bagan mekanisme pembekuan darah

Meknisme pembekuan darah adalah tindakan otomatis yang dilakukan oleh tubuh dalam menghadapi pembuluh darah yang rusak. Hal ini merupakan suatu respon kimia yang dilakukan oleh tubuh didalam darah yang melibatkan beberapa faktor-faktor pembekuan darah.

Adapun mekanisme pembekuan darah adalah sebagai berikut:

  1. Trombosit pecah lalu mengeluarkan trombokinasi
  2. Trombokinase lalu masuk ke dalam plasma darah
  3. Plasma darah mengubah protrombin menjadi trombin dengan bantuan vitamin K dan CaĀ²+
  4. Trombin yang terbentuk akan merubah fibrinogen menjadi benang-benang fibrin
  5. Benang-benang fibrin ini menyebabkan luka tertutup

Apabila luka yang terjadi hanya di permukan otot saja, biasanya darah lebih cepat membeku. Sebaliknya bila lukanya lebih dalam, diperlukan waktu yang lebih lama agar darah membeku.

Istilah dalam Pembekuan Darah

No Unsur Mekanisme Darah Fungsi Kegunaan Komponen Mekanisme Darah
1 Trombosit Keping darah yang berfungsi untuk membekukan darah yang luka agar tidak mengucur terus, pembekuan darah ini menjadikan kita tidak semakin terluka terus menerus
2 Trombokinase Trombokinase adalah sebuah protein yang terdapat pada jaringan sub-endotelial, keping darah dan sel darah putih, dan penting untuk reaksi kimiawi yang mengubah zimogen berupa protrombin menjadi trombin. Trombokinase juga sering disebut secara keliru sebagai tromboplastin
3 Plasma Darah Plasma darah bergungsi engangkut sari-sari dari makanan untuk didistribusikan ke sel-sel serta bertugas untuk membawa sisa pembakaran dari sel-sel menuju tempat pembuangan, selain itu plasma darah juga menghasilkan sebuah zat kekebalan tubuh yang dapat melindungi diri
4 Trombin Enzym dalam darah yang menjadi katalisator agar fibrinogen berubah menjadi benang-benang fibrin
5 Fibrinogen fibrinogen adalah membantu tubuh atau bagian yang mengalami pendarahan akibat luka dalam membekukan darah sehingga darah yang keluar akan berhenti. Fibrinogen merupakan suatu protein yang larut, dapat mengapung pada aliran darah
6 Benang-benang Fibrin Adalah darah berwarna merah beku yang sering kita lihat ketika luka terpotong atau robek

Mekanisme pembekuan darah (HEMOSTASIS dan TROMBOSIS) memiliki manfaat yang sangat penting bagi tubuh manusia karena luka yang terjadi akan cepat sembuh.

Kalau tidak terjadi pembekuan, biasanya darah akan mengalir-terus menerus. Solusinya biasanya adalah dilakukan penutupan dengan menggunakan perban dan diikat dengan kuat.

Agar tubuh merespon lebih cepat, beberapa tipsnya adalah memperbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin K. Fungsi vitamin K pada umumnya adalah membantu penyerapan zat kalsium yang kita dapat dari konsumsi makanan sehari-hari. Jadi vitamin ini sangat berperan penting dalam pembentukan tulang. Yang tidak kalah penting, sebagai pengontrol pada saat proses pembekuan darah.

mekanisme pembekuan darah adalah

Adapun sumber vitamin K bisa kita dapatkan dari makanan sebagai berikut:

  1. Mentimun
  2. Kubis
  3. Daun bawang
  4. Asparagus
  5. Minyak Ikan
  6. Selada
  7. Brokoli
  8. Kacang polong
  9. tomat
  10. Daun singkong

Demikian sekilas pembahasan kami mengenai proses mekanisme pembekuan darah dalam tubuh manusia, semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Amin.

 

Plasma Darah dan Fungsi (Penjelasan Lengkap) dari Pengertian, Ciri-ciri & Jenis-jenisnya

Plasma Darah dan Fungsi (Penjelasan Lengkap) dari Pengertian, Ciri-ciri & Jenis-jenisnya

Plasma darah adalah organ tubuh bagian dari darah yang memiliki fungsi sangat strategis untuk kesehatan dan kebaikan tubuh manusia.

Dari segi fungsinya, bagian dari sistem peredaran ini memiliki kegunaan yang bila terjadi gangguan dapat mengakibatkan penyakit peredaran darah yang serius dan sangat fatal akibatnya.

Kesehatannya perlu kita jaga, tidak boleh dianggap sepele ya. Karena sekali terjadi gangguan bisa menyebabkan efek yang bisa menjadikan penderitanya sakit sangat kompleks.

Bagian plasma darah yang mempunyai fungsi penting dalah serum, serum ini dikelaurkan dipisahkan oleh fribrinogennya. Berwarna cerah dan jernih dan mengandung antibodi untuk menghancurkan protein asing yang masuk ke dalam tubuh.

plasma darah adalah

Pengertian Plasma Darah

Arti atau definisi plasma darah adalah bagian dari cairan darah, berwarna agak kekuning-kuningan yang terdiri dari 3 bagian penting dari darah. Jenis dari plasma darah ini sering disebut dengan istilah sel darah.

Di dalam plasma darah sendiri merupakan zat penting yang sangat dibutuhkan untuk metabolisme organisme tubuh untuk keberlangsungan sistem peredarah tubuh yang optimal.

Dalam kandungan plasma darah berisi dari sari-sari makanan, zat penting nutrisi, oksigen, albumin, protein, hormon-hormon yang sangat krusial untuk sirkulasi tubuh.

Simak juga perbedaan peredaran darah besar dan kecil untuk mengetahui lebih jauh dari plasma darah. Adapun dalam plasma darah, Protein dalam plasma darah adalah zat yang paling banyak, lalu apa saja manfaat plasma darah?

Manfaat Plasma Darah dalam Peredaran Darah Manusia

Plasma darah sangat banyak fungsinya, misalnya sebagai media untuk pertukaran mineral vital seperti natrium dan kalium dan membantu menjaga keseimbangan pH (asam-basa) yang tepat dalam tubuh, yang sangat penting untuk fungsi sel.

Berikut ini kegunaan plasma darah adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai pengangkut getah hormon dari kelenjar buntu
  2. Penjaga temperatur suhu tubuh
  3. Berfungsi untuk mencegah infeksi terhadap sel darah putih,
  4. Berguna untuk mengatur dan menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh
  5. Bermanfaat untuk mengangkut air dan sekaligus menyerbakan kedalam tubuh
  6. Berkhasiat penting sebagai pengangkut sari makanan
  7. Sebagai organ yang sangat untuk mengangkut hasil oksidasi untuk dibuang melalui alat ekskresi
  8. Kegunaan penting lainnya sebagai pengangkut Oksigen dan disebarkan keseluruh tubuh

ciri-ciri plasma darah

Tabel Komposisi Plasma Darah

Component Percentage
Water 91%
Proteins 7%
Salts 1%
Lipits 0.6%
Glucose 0.1%

Jenis Plasma Darah Kategori Pembagiannya & Ciri-cirinya

Dalam plasma darah terdapat zat penting yaitu sari makanan & mineral yang terlarut dalam darah, misalnya monosakarida, asam lemak, gliserin, kolesterol, asam amino, dan garam-garam mineral.

Selain itu di dalam organ plasma ini juga terdapat Enzim, hormon, dan antibodi, sebagai zat-zat hasil produksi sel-sel.

Yang tidak kalah penting juga, dalam plasma juga terdapat Protein yang terlarut dalam darah, molekul-molekul ini berukuran cukup besar sehingga tidak dapat menembus dinding kapiler. Protein yang terkandung albumin, Fibrinogen dan globulin.

Dari segi jenisnya, plasma darah dibagai menjadi 3, yaitu:

Sel darah merah

Merupakan bagian terpeting dari plasma, berwarna merah dan merupakan volume terbesar dari darah yaitu 98% darah terdiri dari plasma ini.

Memiliki fungsi untuk kekebalan tubuh, penyakit kekurangan sel darah merah (Hb) Haemoglobin sering disebut dengan anemia.

Sel darah Putih

Leukosit dalam istilah ilmiahnya, berfungsi untuk melawan bakteri sumber penyakit yang menyerang tubuh yang biasanya kuman itu berasal dari luar.

plasma darah dan fungsinya

Nanah yang muncul ketika luka artinya adalah sel darah putih bekerja efektif melawan kuman atau virus, serhingga warnanya agak putih.

Keping darah

Keping darah atau trombosit memiliki fungsi sangat baik untuk penyembuhan luka berdarah agar cepat membeku dan mengering, sumber makanan yang banyak baik untuk dikonsumsi adalah vitamin K.

Selain darah bisa di donorkan, plasma darah juga bisa kita donor lo.

 

Komponen Darah dan Masing-masing Fungsinya (Penjelasan Lengkap & Detail)

Komponen Darah dan Masing-masing Fungsinya (Penjelasan Lengkap & Detail)

Darah adalah organ yang sangat penting bagi umat manusia, merupakan salah satu bagian organ dalam yang memiliki banak khasiat dan manfaat.

Pada tulisan kalli ini penulis akan membagikan sedikit informasi berkaitan dengan darah yang sangat penting dalam sirkulasi peredaran darah manusia.

Agar bermanfaat dengan baik, organ ini meski kita jaga agar selalu sehat dan membuat badan lebih sehat serta beroperasi maksimal, ada baiknya kita menjaga organ satu ini.

Lalu bagaimana cara membuat agar selalu sehat? Pertanyaan ini mungkin menghantui kita yang masih awam ini. Tetapi artikel kali ini mudah-mudahkan bermanfaat bagi kita pada umumnya.

Tabel Perbandingan Komposisi Komponen Darah

Komponen Darah Jumlah
Plasma darah berjumlah berkisar antara 50% sd 60% dari volume darah. Air (cairan) 91% sd 92% dari plasma darah
Protein 7% sd 8% dari plasma darah
Ion, gula, lemak, asam amino, hormon danĀ  vitamin serta gas terlarut 1% sd 2% dari plasma darah
Sel darah memiliki volume sebesar kurang lebih 40% sd 50% dari volume darah. Sel darah merah (Sel darah merah) 4juta sd 5 juta sel/mL darah
Sel darah putih (leukosit) 3.000 sd 6.750 sel/mL darah
Trombosit (keping darah) 250.000 sd300.000 sel/mL darah

Darah memiliki bagian-bagian yang diantaranya komponen tersebut adalah sebagai berikut:

Sel Darah Merah

Komponen sel darah merah adalah bagian paling banyak dari cairan tubuh yang sangat penting ini, para ahli kesehatan dan kedokteran menunjukan bahwa ada sekitar 98% nya adalah termasuk komponen sel darah merah.

komponen darah lengkap

Fungsi dari eritrosit adalah untuk mengangkut udara oksigen dan membawa sari makanan yang menjadi sumber nutrisi tubuh. Semua ini dibawa oleh cell darah merah ini dari jantung ke seluruh tubuh.

Penyakit anemia atau kurang darah juga disebabkan karena sel darah merah ini, sumber nutrisi yang banyak mengandungnya ada pada kurma, buah jambu merah, habbatussauda dan pada ekstrak cacing tanah.

Volume sel darah merah sering ditakar dalam alat ukur Hb (Hemoglobin). HB adalah pigmen konjugat protein yang mengandung kelompok ‘heme’. Juga mengangkut karbon dioksida, sebagian besar yang dilarutkan dalam eritrosit dan pada tingkat lebih rendah dalam plasma.

Sedangkan bentuknya apabila diamati adalah berbentuk lonjong dengan memilki inti yang sangat kecil.

Sel Darah Putih

Sangat penting sekali dari membran komponen dari bagian peredaran darah besar dan kecil, memiliki tugas krusial yaitu melawan bakteri dan kuman sumber penyakit yang mencoba menerobos masuk ke tubuh.

Pada saat luka, sering kita melihat nanah berwarna keputihan, itu adalah bagian dari komponen metabulisme nya yang berjuang melawan sumber zat asing dari luar.

Karena fungsinya untuk kekebalan tubuh, sel darah putih sering disebut bagian dari sistem imun yang dapat memberikan perlindungan tubuh dari patogen yang menyerang

komponen darah dan fungsinya

Keping Darah

Trombosit adalah bagian yang penting pula bagi sistem peredaran darah pada manusia. Memili fungsi untuk membuat luka berdarah untuk segera cepat pulih dengan membeku lalu lekas mengering.

Untuk asupan makanan yang kurang keping darah ini bisa dengan mengkonsumsi makanan sumber vitamin K. Jika kadar trombosit dalam tubuh dibawah normal, maka akan kesulitan dalam proses pembekuan darah.

Demikian artikel kami tentang komponen darah yang sangat bermanfaat dan berkhasiat untuk kelangsunan tubuh manusia. Semoga tulisan ini memberikan wawasan dan membuka cakrawala kita, sehingga website mizarape ini pun bermanfaat bagi Anda serta pembaca jadi lebih waspada dan aware akan kesehatan organ ini. Terima kasih dan sampai jumpa.

Peredaran Darah Besar dan Kecil Lengkap dari Sistem, Perbedaan, Siklus & Urutannya

Peredaran Darah Besar dan Kecil Lengkap dari Sistem, Perbedaan, Siklus & Urutannya

Pembagian Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Manusia adalah makhluk sempurna, tercipta dengan organ tubuh yang teratur berbeda dengan hewan. Hal ini pula yang terjadi pada sistem peredaran manusia yang sangat sempurna berbeda dengan makhluk lain seperti binatang yang peredaran darahnya sangat sederhana.

Di dunia ilmiah modern, sirkulasi beredarnya darah pada tubuh manusia ini oleh para ahli biologi kesehatan modern dibagi menjadi 2 kategori jenis yaitu sistem peredaran besar dan kecil.

Pada teori lain berdasarkan metabolisme darah dan karakteristik organismenya, para pakar dokter ilmuwan membagi menjadi 2 (dua) juga yaitu peredaran darah terbuka dan tertutup.

Pada tubuh manusia termasuk dalam jenis peredaran darah tertutup karena organ yang sempurna, berbeda pada sebagian binatang seperti pada cacing yang masih sangat sederhana, sehingga termasuk dalam kategori peredaran darah terbuka.

Topik kali ini, kita akan membahas peredaran darah pada manusia saja, yang mana tadi sudah kami jelaskan terbagi menjadi besar dan kecil. Apa saja itu? Definisi pengertian serta penjelasan lengkapnya? Mari kita simak artikel dibawah ini.

Pengertian Sistem Peredaran Darah

peredaran-darah-pada-manusia-

Sistem peredaran darah manusia adalah suatu sistem yang kompleks yang terjadi di dalam organ tubuh manusia yang bersifat menyebarkan nutrisi dan oksigen serta zat lainnya dari jantung ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung lagi.

Yang tak kalah penting dari penyaluran oksigen dan nutrisi ini adalah pengangkutan hormon penting bagi tubuh, distribusi panas tubuh, sel-sel kekebalan imunitas semua ini dialirkan ke seluruh tubuh oleh sistem yang kompleks ini.

Beberapa organ tubuh yang ikut andil dalam sistem rumit ini akan kami jelaskan secara mendalam, apa aja? Baca ulasan dibawah ya

Darah

Karena disebut dengan peredaran darah, tentu darah adalah bagian paling penting dalam sistem ini. Sirkulasi darah ke seluruh tubuh itulah yang disebut dalam sistem ini.

Darah adalah cairan wajib bagi hampir semua makhluk hidup yang hidup di dunia. Berfungsi sangat vital yaitu menggerakkan oksigen, nutrisi dan zat laiinya dari jantung ke segala penjuru tubuh.

Darah sendiri terdiri dari sel-sel darah yang satu sama lain sangat berguna untuk kelangsungan hidup manusia. 3 (tiga) jenis sel darah itu yaitu sel darah merah (95% darah adalah sel ini).

2 (dua sel) darah lainnya setelah sel darah merah adalah sel darah putih (berperan melawan bakteri luar yang masuk ke tubuh) dan keping darah (sangat penting untuk pembekuan luka agar tertutup) .

Pembuluh Darah

Organ ini adalah bagian dari tubuh yang berfungsi mengalirkan tepat di dekat jantung berfungsi mengalirkan darah masuk ke jantung dan mengalirkan darah keluar dari jantung.

Cara kerja pembuluh dari untuk peredaran darah kecil dan besar pun berbeda. Dikarenakan masing-masing bagian pembuluh darah yaitu pembuluh nadi, pembuluh kapiler dan pembuluh balik.

Siklus darah nanti juga sangat berkaitan dengan pembuluh darah ini, karena saling berkaitan dan terhubung satu sama lain untuk tercipatanya siklus yang sempurna keberlangsungan hidup manusia.

Organ Jantung

Salah satu yang paling krusial dalam metabolisme tubuh adalah organ jantung. Mempunya tugas memompa darah ke seluruh tubuh, awal dari sistem sirkulasi darah dimulai dari organ ini.

sistem-peredaran-darah-jantung-

Fungsi pemompaan darah oleh jantung melalui pembuluh darah dalam sirkulasi darah. Sangat vital sekali organ ini karena sari makanan yang kita konsumsi plus udara yang kita hirup diolah dan dibawa oleh darah dan semua itu dimulai dari jantung.

Bagian dari jantung ada 13 yang masing-masing memiliki fungsi yang penting bagi tubuh. Apa saja bagian dari organ tubuh jantung? Berikut adalah rinciannya:

Bagian-bagian Jantung beserta Fungsinya untuk Sistem Peredaran Darah

NO Bagian Organ Jantung Pengertian Fungsi Kegunaan
1 Aorta Aorta adalh sebuah arteri terbesar dalam tubuh yang lokasinya di bagian atas jantung. Berfungsi paling penting adalah untuk membawa darah yang mengandung suatu oksigen dari ventrikel kiri ke semua bagian tubuh.
2 Vena Kava Superior Vena kava superior (vena cava) ialah suatu vena besar dalam tubuh yang letaknya juga di bagian atas jantung. Berguna sangat penting, vena kava superior ialah untuk membawa kembali darah kaya karbon dioksida dari semua tubuh bagian atas ke jantung.
3 Arteri Pulmonalis Arteri pulmonalis ialah suatu arteri yang mengangkut darah berasal awalnya dari jantung ke bagian organ paru-paru. Fungsi arteri pulmonalis adalah Untuk mengganti suatu karbon dioksida dan uap air yang ada di dalam darah dengan oksigen.
4 Katup Aorta Katup aorta ialah suatu katup yang memisahkan suatu ventrikel kiri dengan aorta. Perubahan suatu tekanan darah pada kedua sisi katup yang menyebabkan suatu katup dapat terbuka dan tertutup. Fungsi katup aorta : Untuk mencegah suatu darah mengalir ke arah yang salah.
5 Atrium Atrium adalah suatu bentuk jamak dari suatu atria yang memilikiĀ  arti yang sama dengan serambi. Atrium memiliki dua bagian, yaitu Terdapat dua atrium yaitu atrium kiri (serambi kiri) dan atrium kanan (serambi bagian kanan). Atrium memiliki dua ruangan teratas dari empat ruang utama pada organ jantung. Fungsi utama atrium kiri dan atrium kanan adalah atrium kiri untuk menerima darah dari paru-paru yang banyak oksigen dan membawanya ke suatu ventrikel kiri. Sedangkan fungsi atrium kanan ialah untuk menerima darah dari seluruh tubuh yang banyak akan karbon dioksida yang kemudian membawanya ke ventrikel kanan.
6 Vena pulmonalis Vena pulmonalis ialah suatu vena yang membawa darah yang kaya oksigen dari paru-paru ke jantung tepatnya di suatu atrium kiri. Atrium kiri memiliki bagian ukuran yang lebih kecil dari vena cava dan terdiri dari suatu vena pulmonalis kanan dan vena pulmonalis kiri. Fungsi vena pulmonalis yaitu untuk membawa darah yang kaya oksigen kembali ke suatu jantung yang selanjutnya diedarkan ke semua tubuh.
7 Katup Trikuspidalis Katup trikuspidalis atau katup trikuspid ialah suatu katup yang memiliki tiga daun katup. Katup ini bisa terbuka jika sistole berkontraksi kemudian bisa menutup kembali. Fungsi katup trikuspidalis : Untuk memisahkan suatu atrium kanan dan suatu ventrikel kanan dan untuk membantu mengalirkan darah miskin oksigen dari suatu atrium kanan ke ventrikel sebelah kanan.
8 Katup Mitral Katup mitral / yg disebut bicuspidĀ  ialah suatu katup yang memisahkan suatu atrium kiri dan ventrikel kiri. Katup ini bisa terbuka pada saat darah kaya oksigen di atrium kiri hendak mengalir ke bagian ventrikel kiri. Fungsi katup mitral : untuk mencegah suatu darah yang telah berada di suatu ventrikel kiri kembali ke bagian atrium kiri.
9 Ventrikel Ventrikel adalah memiliki dua ruang kosong dari empat ruang di bagian bawah jantung. Ventrikel juga sering disebut dengan bilik. Ada dua bagian ventrikel, merupakan ventrikel kiri (bilik kiri) dan ventrikel kanan (bilik kanan). Fungsi ventrikel : untuk menerima darah dari suatu atrium yang kemudian membawanya keluar dari suatu jantung. Fungsi ventrikel kiri yaitu untuk menerima darah dari suatu atrium kiri dan membawanya ke seluruh tubuh. dan fungsi ventrikel kanan ialah untuk menerima darah dari atrium kanan dan membawanya ke sebuah paru-paru.
10 Vena Kava Inferior Vena kava inferior / vena cava inferior ialah suatu vena terbesar dalam sistem organ manusia. Fungsi vena kava inferior yaitu untuk membawah darah dari bagian bawah tubuh ke atrium kanan jantung.
11 Katup Atrioventrikular Katup atrioventrikular atau katup atrioventrikuler ialah suatu katup yang terletak di antara suatu atrium dan suatu ventrikel. Fungsi katup atrioventrikular adalah untuk membuat suatu darah hanya bisa mengalir dari suatu atrium ke ventrikel.
12 Dinding Jantung Dinding jantung ialah suatu bagian terluar yang melapisi suatu jantung. Dinding jantung ini terdiri dari tiga macam lapisan yaitu lapisan endokardium (terdalam), lapisan miokardium (bagian tengah), & lapisan epikardium (terluar). Lapisan Endokardium yang terdiri dari epitel pipih selapis. Lapisan Miokardium yang terdiri dari otot kardiak (otot jantung). Lapisan Epikardium ialah suatu membran fibrosa. Fungsi dinding jantung adalah untuk membuat jantung berdetak dan mencegah agar jantung tidak bocor.

sistem-peredaran darah besar dan kecil

Indikasi fisik bahwa sistem ini bekerja dengan baik adalah detak jantung manusia. Dengan setiap detak jantung tunggal, jantung mengangkut darah ke seluruh tubuh.

Peredaran darah dapat berjalan dengan baik, tak lepas dari bantuan jantung. Jantung berdenyut untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Normalnya denyut jantung orang dewasa sekitar 72 denyut per menit.

Denyutan ini melemah seiring bertambahnya usia dan saat seseorang dalam keadaan tidur. Peredaran darah terdiri dari pembuluh darah, sejumlah otot yang membantu berjalannya darah, jantung serta darah itu sendiri.

Darah mengalir menjauh dari jantung untuk menuju ke seluruh bagian-bagian tubuh.

Sistem Peredaran Darah Besar

Peredaran darah besar adalah bagian dari peredaran darah manusia yang disebut dengan peredaran darah ganda atau rangkap. Karena ada besar dan kecil makanya disebut ganda, berbeda dengan hewan atau binatang yang hanya memiliki peredaran darah tunggal.

Pengertian peredaran darah besar adalah mengalirnya darah yang mengangkut oksigen dan sari-sari makanan dari jantung ke seluruh tubuh kita kemudian kembali lagi ke jantung.

Berikut ini adalah tahapan step by step dari awal hingga akhir perjalanan darah besar:

ventrikel kiri -> aorta (nadi) -> seluruh tubuh -> vena cava -> atrium kanan

Pada pembuluh kapiler darah yang mengandung oksigen ini akan bertukar dengan darah yang mengandung karbondioksida, selanjutnya darah masuk ke saluran venul dan akan mengalir pada vena.

Vena bagian bawah dan vena bagian atas akan bertemu di vena cava untuk memasuki serambi kanan dan melanjutkan perjalanan menuju bilik kanan dengan melewati katup trikuspid, sedangkan pada karbon dioksida dari sel menyebar dalam darah.

Pertukaran gas ini berlangsung dengan bantuan kapiler kecil yang mengelilingi sel-sel tubuh.

Pada pembuluh kapiler darah yang mengandung oksigen ini akan bertuka dengan darah yang mengandung karbondioksida, selanjutnya darah masuk ke saluran venul dan akan mengalir pada vena

pembuluh-darah-arteri-

Sistem Peredaran Darah Kecil

Peredaran darah kecil lebih sederhana daripada peredaran darah besar, kenapa disebut kecil karena mengalirnya darah ini tidak ke seluruh tubuh, tapi cuma sampai paru-paru saja lalu kembali ke jantung.

Rotasi perjalanan pertama dari peredaran darah kecil siklus sirkulasinya dapat dilihat sebagai berikut:

ventrikel -> dexter (bilik kanan) -> pembuluh arteri -> paru-paru -> vena pulmonalis -> atrium sinister (serambi kiri)

Darah mengalir melewati pembuluh ini menuju jantung, sesampainya di jantung, jantung akan mengeluarkan karbondoksida dalam bentuk udara dan menghirup kembali udara yang mengandung oksigen.

Meski sistem peredaran darah terdiri dari dua siklus, keduanya terjadi bersamaan. Jadi tidak bergantian ya, tapi aktif keduanya secara simultan.

Urutan Siklus Peredaran Darah pada Manusia

Urutan siklus peredarah darah besar: Dimulai dari ventrikel kiri kemudian ke aorta (nadi) lalu ke seluruh tubuh dilanjutkan ke vena cava terakhir ke bagian jantung yaitu atrium kanan

Urutan siklus peredaran darah kecil: Berawal dariĀ  ventrikel kemudian berlanjut ke dexter (bilik kanan) lalu ke pembuluh arteri lanjut ke paru-paru kemudian ke vena pulmonalis dan terkahir ke bagian atrium sinister (serambi kiri)

Darah mengalir melewati pembuluh ini menuju jantung, seampainya di jantung , jantung akan mengeluarkan karbondioksida dalam bentuk udara dan menghirup kmbali udara yang mengandung oksigen.

Oksigen yang dihirup oleh paru-paru akan dibawa ke vena pulmonal untuk di alirkan ke serambi kiri dan akan menuju bilik kiri dengan melewati karup biksuspid, untuk menjalani kembali sistem peredaran darah besar.

Perbedaan Peredaran Darah Besar dan Kecil

Ā peredaran darah kecil adalah

  1. Peredaran darah besar mengalir ke seluruh tubuh
  2. Peredaran darah kecil hanya sampai paru-paru
  3. Peredaran darah besar lebih kompleks dan yang diangkut lebih banyak
  4. Peredaran darah kecil hanya mengangkut oksigen dan zat sedikit saja
  5. Peredaran darah besar disebut peredaran darah panjang
  6. Peredaran darah kecil disebut juga dengan peredaran darah pendek
  7. Peredaran darah besar disebut Sistemik
  8. Peredaran darah kecil disebut Pulmonalis

Secara ringkas peredaran darah kecil dari jantung bagian bilik kanan menuju paru paru bagian kiri dan kanan melalui arteri pulmo. lalu melalui vena pulmo menuju jantung bagian serambi kiri dan kembali menuju jantung.

Sedangkan peredaran darah besar dari jantung bagian bilik kiri menuju seluruh tubuh melalui aorta atau arteri terbesar dan melalui vena cava menuju jantung bagian serambi kanan. setelah itu kembali ke jantung.

Manfaat Peredaran Darah

  • Mengangkut nutrisi sumber makanan yang dikonsumsi ke seluruh bagian tubuh manusia
  • Mengangkut udara segar yang dihirup manusia ke seluruh tubuh & mengeluarkan karbon dioksida dari dalam tubuh untuk dibawa ke paru-paru
  • Mengangkut hormon-hormon dari pusat asal produksinya menuju ke bagian-bagian tubuh yang memerlukannya.
  • Mengangkut sisa-sisa metabolisme dan bekas nutrisi dari sel tubuh menuju organ ginjal
  • Menjaga kestabilan suhu tubuh agar tetap berada hangat 36Ā° C sampai 37Ā° C. Hal ini dikarenakan temperatur tubuh manusia tidak dipengaruhi oleh lingkungannya. Namun dapat dijaga melalui sistem peredaran darah. Caranya adalah dengan menyebarkan energi kalori dalam tubuh secara merata ke semua bagian dari tubuh.
  • Membunuh bakteri yang menyerang ke dalam tubuh manusia
  • Mengedarkan hormon yang dibutuhkan oleh organ tubuh

Penyakit yang Muncul disebabkan Gangguan Sistem Peredaran Darah

  1. Hemofilia, penyakit karena pembuluh darah susah membeku
  2. Anemia, menurunnya volume darah sel darah merah
  3. Sklerosis, pengendapan kapur atau lemak di pembuluh darah
  4. Erytroblastosis fetalis, perbedaan rhesus darah ibu dan anak
  5. Leukemia, leukosit yang abnormal
  6. Thalasemia, bentuk sel darah tidak beraturan
  7. Hipotensi, tekanan darah rendah
  8. Hipertensi, tekanan darah tinggi

Demikian pembahasan kami tentang sistem peredaran darah besar dan kecil, semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan menambah wawasan ilmu pengetahuannya. Amin.

 

Semua Hal Tentang Penyakit Peredaran Darah Lengkap dengan Studi Kasus dan Contoh

Semua Hal Tentang Penyakit Peredaran Darah Lengkap dengan Studi Kasus dan Contoh

Peredaran darah menjadi sangat krusial bagi kesehatan tubuh manusia. Karena sebagai salah satu sumber metabolisme tubuh, akan berakibat fatal jika sistem peredaran darah ternyata terjadi gangguan.

Darah mengalir membawa zat penting seperti oksigen, karbondioksida, dan zat lain yang berasal dari organ lain seperti paru-paru, pernafasan lalu dikirim ke semua bagian tubuh dan kembali lagi.

Sebelum lebih jauh, mari kita pahami pengertian dan definisi peredaran darah.

penyakit peredaran darah

Arti dari Sistem Peredaran Darah (kardiovaskular)

Sistem peredaran darah adalah bergeraknya darah pada jantung ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung lagi. Lebih dikenal dengan istilah pergerakan atau transportrasi zat dari dalam menuju sel.

Keseimbangan tubuh, pH tubuh juga erat kaitannya dengan peredaran darah ini. Konsumsi lemak berlebih bisa berakibat menghambat kelancaran dalam peredaran darah.

Lemak akan menyumbat dinding arteri (bagian pembuluh darah yang penting), dan selanjutnya akan menimbulkan berbagai macam komplikasi penyakit.

Tidak hanya zat nutrisi saja yang diedarkan ke seluruh organ tubuh, zat lain seperti oksigen dan karbon dioksida juga diedarkan secara terus menerus.

Sistem tersebut yang membuat manusia tatap dapat bertahan hidup. Pada ilmu biologi dipelajari ada pembagian kategori dari sistem peredaran darah, yaitu:

Sistem peredaran darah terbuka

Yaitu sistem peredaran yang melalui pembuluh darah sebanyak dua kali. Kalau pada manusia maka jantung memompa ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung lagi.

Pada sistem peredaran darah terbuka, biasanya pembuluh darah belum terbentuk secara sempurna sehingga penyaluran darah terkadang tanpa melewati pembuluh darah.

Sistem peredaran darah sejatinya berfungsi membawa cairan yang berupa nutrisi-nutrisi untuk memenuhi kebutuhan hidup suatu makhluk hidup, tidak terkecuali pada manusia dan hewan.

penyakit peredaran darah manusia

Sistem peredaran darah tertutup

Adalah bergeraknya pembuluh darah lewat arteri dan vena dan tidak kembali ke jantung lagi, karena tertutup biasanya karena belum sempurna seperti pada sebagian hewan. Contoh: cacing.

Sistem peredaran darah ini memilki aliran darah yang cukup deras karena adanya pemompa darah yaitu jantung sejati.

Setelah melalui seluruh tubuh, darah akan kembali ke bagian dorsal tubuh, menuju jantung untuk kemudian dipompakan lagi ke seluruh tubuh.

Manfaat Peredaran Darah (kardiovaskular)

  • Sangat penting karena sistem inilah yang bekerja mengangkut hormon dari tempat produksinya menuju ke bagian tubuh yang membutuhkannya.
  • Memiliki tugas paling penting di tubuh, karena yang mengangkut sari-sari makanan yang berasal dari usus ke seluruh bagian tubuh manusia merupakan tugas utama dari sistem ini
  • Sistem lain yang sangat penting yaitu sistem pernafasan juga tergantung dengan peredaran darah, sistem ini mengangkut oksigen yang berasal dari organ pernapasan paru-paru dan mendistribusikannya ke seluruh tubuh. Serta juga mengangkut karbon dioksida dari semua bagian tubuh menuju organ ke paru-paru.
  • Tugas krusial lainnya adalah mengangkut zat sisa hasil proses metabolisme sel ke organ ekskresi ginjal.
  • Tak kalah pentingnya, guna menjaga kestabilan temperatur tubuh agar tetap berada di kisaran suhu normal 36Ā° celcius Ā sampai 37Ā° celcius. Hal ini dikarenakan temperatur tubuh manusia tidak dipengaruhi oleh lingkungannya. Namun dapat dijaga melalui sistem peredaran darah. Caranya adalah dengan menyebarkan energi panas dalam tubuh secara merata ke semua bagian tubuh.
  • Fungsi vital lainnya adalah untuk membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh manusia

peredaran darah ganda

Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Manusia memiliki sistem sirkulasi darah yang sempurna. Urutannya adalah seperti berikut ini:

Jantung kemudian ke Serambi Kanan kemudian ke Bilik Kanan kemudian ke Paru-Paru kemudian ke Serambi Kiri kemudian ke Bilik Kiri kemudian ke Seluruh Tubuh kemudian kembali ke Jantung

Organ tubuh yang ikut andil dalam sirkulasi ini adalah jantung, darah dan pembuluh darah. Untuk lebih jelasnya, Berikut ini kami jelaskan detail satu demi satu sebagai berikut:

Darah

Adalah organ tubuh yang membuat keberlangsungan hidup, darah yang memberikan nutrisi tubuh dengan cara bergerak mengalir dan diperbaharui terus atau dipompa oleh organ lain yaitu jantung.

Darah melakukan tugas yang penting di tubuh, yaitu sebagai pengangkut oksigen, nutrisi dan hormon ke seluruh sel dan jaringan tubuh dan sisa-sisa metabolisme untuk dibuang oleh sistem ekskresi.

Beberapa jenis sel darah oleh para ahli dibagai menjadi beberapa yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit).

Sel Darah

Darah memiliki bagian kecil lagi yang disebut sel darah. Jenis sel darah ini dibagi berdasarkan warna dan karakteristik dari cairan tubuh manuisia ini.

peredaran darah terbuka dan tertutup

Eritrosit

Yang pertama adalah sel darah merah (Eritrosit) adalah anggota paling banyak dari sel darah yaitu sekitar 99 %. Eritrosit berbentuk bikonkaf, yaitu bulat, pipih, tengahnya cekung, sering berada terhadap kondisi bertumpukan.

Sel darah merah memiliki fungsi utama mengangkut oksigen, hemogoblin adalah bagian dari sel darah merah yang bertugas mengikat oksigen.

Berbagai penyakit kekurangan sel darah merah biasanya disebabkan tidak stabilnya hemoglobin atau sering disingkat dengan Hb. Misalnya penderita demam berdarah, DBD dan tipes atau typhus.

Trombosit

Keping darah (Trombosit) berbentuk kecil, tidak teratur, berkelompok membentuk kepingan-kepingan di didalam darah & tidak ada intinya.

Kenapa disebut keping karena trombosit memiliki sifat cepat membeku, trombosit bergerak cepat ketika terjadi luka. Sehingga luka cepat sembuh karena darah akan menutup luka dengan cara membeku.

Agar berfungsi baik, mengkonsumsi vitamin K adalah salah satu cara yang direkomendasikan untuk kestabilan trombosit di tubuh.

Leukosit

Nanah yang muncul ketika luka agak lama atau hampir sembuh adalah bagian dari leukosit. Inilah mengapa leukosit disebut dengan sel darah putih.

Sel darah putih (Leukosit) miliki ukuran lebih besar dibanding Eritrosit, tidak berpigmen, dan miliki inti yang bentuknya berfariasi.

Sifat sel darah putih yang gesit mampu bertemput dengan bakteri dan amoeba yang mencoba menyerang tubuh lewat luka dihadang oleh leukosit ini.

Organ Jantung

Jantung berguna untuk memompa darah melalui katup yang memiliki serambi-serambi yang fungsinya untuk mencegah agar aliran darah yang datang tidak bercampur dengan darah yang keluar atau dipompa ke seluruh tubuh (valvula).

Organ jantung pada tubuh kita terletak pada dada posisinya dilindungi oleh tulang dada, dan hampir diselubungi sepenuhnya oleh paru-paru, yang dibatasi oleh sebuah selaput ganda perikardium, dan tertempel di diafragma

Pembuluh Darah

Ada 2 macam pembuluh darah yaitu arteri dan vena. Arteri berguna untuk memproduksi darah ke seluruh tubuh, pembuluh vena (balik) bertugas menerima darah yang datang dari sekujur badan.

Ada pembagian macam-macam pembuluh darah yang lebih lengkap yaitu: arteri, kapiler, vena pembuluh koroner serta vena portal hepatica.

penyakit peredaran darah pada manusia

Dengan adanya peredaran darah inilah, sehingga manusia dapat terus dialirkan darah karena darah mempunyai fungsi bagi tubuh manusia.

Memiliki dua peredaran darah pada tubuh manusia inilah yang menyebabkan manusia memiliki peredaran darah rangkap atau peredaran darah ganda.

Jenis dari 2 (dua) macam peredaran darah manusia yaitu peredaran darah terbuka dan peredaran darah tertutup.

Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Peredaran darah Besar atau Sistemik

Banyak juga yang menyebut dengan istilah peredaran darah panjang yaitu oksigen mengalir dari bilik kiri jantung, lalu mengalir lebih lanjut ke semua bagian tubuh.

Kemudian Karbondioksida saling bertukar dengan darah pada tubuh, lalu darah yang mengandung CO2 ini kembali lagi ke jantung melalui serambi kanan jantung.

Sehingga yang terjadi adalah pertukaran antara karbondioksidan dengan oksigen, karbondioksida ini tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Sedangkan oksigen yang kita hirup diperlukan tubuh.

Urutan peredaran darah besar adalah sebagai berikut: jantung (bilik kiri) aorta -> pembuluh nadi -> pembuluh kapiler -> pembuluh balik -> jantung (serambi kanan).

Peredaran Darah Kecil atau Pulmonal

Urutan sederhananya dari jantung ke paru-paru lalu kembali lagi ke jantung, karena tidak mengalir ke seluruh tubuh, makanya disebutk peredaran darah pendek.

Urutan peredaran darah kecil adalah sebagai berikut: jantung (bilik kanan) -> pembuluh nadi paru-paru -> paru-paru -> pembuluh balik paru-paru -> jantung (serambi kiri).

Contoh Penyakit pada Sistem Peredaran Darah

Ada sangat banyak sekali penyakit yang berkaitan dengan peredaran darah ini. Pada kesempatan kali ini akan kami jabarkan ke dalam bentuk tabel, supaya lebih mudah dipahami.

NO Nama Penyakit Penjelasan Penyakit Peredaran Darah
1 Arteriosklerosis Pengerasan pembuluh nadi karena endapan pada lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat & sel-sel otot polos yang di infiltrasi, oleh lipid (lemak)
2 Anemia Disebabkan karena rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah
3 Varises Dikarenakan pelebaran pembuluh darah di bagian betis
4 Ambeien Penyebabnya karena pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur
5 Ambolus Terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
6 Trombus Dikarenakan tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak
7 Hemofili Penyebab Hemofili adalah kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas)
8 Leukemia (Kanker Darah) Sebabnya peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.
9 Erithroblastosis fetalis Terjadi keusakan eritrosit bayi ata janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
10 Thalasemia Penyakit mirip anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun (genetis).
11 Hipertensi Penyebabnya karena tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis

Berikut kami jelaskan secara rinci apa saja penyakit yang termasuk ke dalam gangguan sistem peredaran darah, diantaranya adalah sebagai berikut:

Penyakit Hipertensi

Tekanan Darah Tinggi muncul karena fungsi pembuluh arteri yang tidak lain adalah memompa cairan darah ke penjuru bagian tubuh mengalami tekanan yang tinggi.

Untuk solusi pencegahannya, pasien penyakit hipertensi dapat dikurangi dengan menjaga berat badan, makan-makanan yang kadar garamnya rendah dan lemaknya juga rendah serta teratur berolahraga.

Cara untuk mengetahuinya ya dengan mengukur tekanan darah manusia dengan cara alat yang disebut stetoskop. Dokter biasanya selalu membawa ini dalam memeriksa pasien untuk mendeteksi penyakit.

Penyakit Anemia

Penyakit ini juga menjadi salah satu momok bagi sebagian orang, sering menjangkiti ibu hamil dan menyusui. Anemia adalah penyakit gejala kurang darah.

Kenapa ibu hamil dan menyusui bisa mengalami anemia? Karena hormon pada wanita yang berubah akibat adanya janin atau bayi, sehingga darah pun berkurang.

Gejala anemia biasanya pasien merasa kurang bertenaga dan sangat lelah, pucat, dan bernapas dengan terengah-engah seperti habis kecapean.

Untuk mencegahnya bunda harus mengkonsumsi obat tambah darah atau kalau mau yang alami bisa mengkonsumsi makanan penambah darah seperti katuk, pare, daun pepaya, kurma dan habbatussauda.

Sakit Hipotensi

Ini adalah penyakit kebalikan dari hipertensi, atau penyakit tekanan darah rendah. Sebagian orang salah memahami sebagai penyakit anemia, padahal berbeda ya. Hipotensi artinya tekenanan darah rendah, bukan kekurangan produksi darah ya.

Ciri-ciri dan yang biasa dialami oleh penderita hipotensi adalah gejala mudah lelah dan kaki serta tangan sering mengalami kesemutan

Normalnya tekanan darah adalah 70mm/Hg, dibawah itu bisa berpotensi menderita hipotensi. Ciri-cirinya diantaranya pandangan mata buram, kepala berkunang-kunang dan badan tiba-tiba terasa lemas.

Leukimia (Kanker darah)

Penyakit leukimia biasanya terjadi karena penderitanya mengalamai jumlah sel darah putih di bagian sumsum tulang belakang yang abnormal, hal ini menyebabkan gangguan pada sel darah lainnya.

Yang mengerikan adalah, sampai saat ini pun belum ada penelitian yang memberikan hasil memuaskan untuk kesembuhan para penderita leukimia.

Pengobatan rutin yang diberikan dokter sifatnya hanya mencegah terjadinya komplikasi saja. Karena itu terapi yang cocok adalah mencegahnya, karena belum adanya obat untuk sakit ini.

Sakit Varises

Penyakit ini biasanya menjangkiti usia lansia karena faktor umur. Varises adalah pembengkakan pembuluh darah biasanya terjadi pada area tangan dan kaki.

Ciri-ciri penyakit varises adalah warna kaki dan tangan kebiru-biruan, kemudian otot-otot terkena varises akan sakit kram.

Untuk mengatasi penderita varises menjaga keseimbangan berat badan, jangan terlalu gemuk atau kekurusan, kemudian perbanyak konsumsi vitamin C dan E.

peredaran darah jantung

Thalassemia

Penyakit ini bersifat genetik, atau turunan dari orang tuanya. Ciri-ciri terdapat benjolan pada bagian perut hal ini bisa dideteksi pada usia dini. Orang tua nya biasanya sudah divonis penyakit thalassemia.

Penderita ini mesti disarankan agar sakitnya bisa dicegah yaitu konsumsi makanan dengan nutrisi tinggi, menghindari makanan yang mengandung zat besi dan mengurangi konsumsi vitamin C.

AIDS (Acquired Immunodefciency Syndrome)

Penyakit yang terkenal ini adalah rusaknya sel darah putih yang disebabkan oleh virus, berbeda dengan penyakit peredaran darah lain yang disebabkan karena faktor gen, umur dan bakteri AIDS disebabkan karena virus HIV (Human Immunodefciency Virus).

Penyakit paling mematikan ini bisa menular karena hubungan sex yang bebas karena gonta ganti pasangan atau berhubungan dengan pekerja seks komersial.

Hingga saat ini penyakit ini belum ditemukan obatnya, penderita penyakit ini terancam kematian.

Penyakit Jantung

Meskipun bukan organ darah, tapi organ jantung termasuk dalam organ yang berfungsi vital pada sistem peredaran darah. Penyakit jantung salah satunya juga disebabkan karena kerusakan pada sistem peredaran darah.

Jantung yang rusak tentu berakibat aktivitas memompa darah terjadi masalah kan? Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal, diantaranya karena kegemukan (obesitas) karena asupan kolesterol, sehingga terjadi penyumbatan pembuluh darah.

Ciri-ciri penyakit jantung misalnya nyeri di bagian dada, sesak, dan cepat lelah.

Demikianlah penjelasan kami mengenai darah dan seluk beluk tentang peredaran darah, dari mulai istilah, definisi, organ-organ tubuh lain yang beraktivitas dengan darah, lalu kategori dan pembagian jenis-jenis hingga beragam penyakitnya sampai kami bahas pula gejala dan pengobatannya.

Semoga sedikit yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat bagi pembaca kami, memperoleh pencerahan untuk sadar akan kesehatan serta doa kami semoga hidup pembaca lebih sehat lagi karena sudah aware akan kesehatan darah. Amin.

 

Perbedaan Sistem Peredaran Darah Tertutup dan Terbuka pada Tubuh Manusia

Perbedaan Sistem Peredaran Darah Tertutup dan Terbuka pada Tubuh Manusia

Definisi Pengertian Sistem Peredaran Darah

Darah adalah komponen penting bagi umat manusia, aliran oksigen diteruskan keseluruh tumbuh manusia melalui darah, disinilah berkumpulnya sari-sari makanan dan juga oksigen untuk keberlangsungan tubuh kita.

Tugas lain dari darah adalah membuang zat yang tidak penting dan membahakan kesehatan yang beraada pada tubuh untuk dibuang keluar dengan perantara karbon dioksida.

Pengertian sistem peredaran darah adalah sistem mengalirnya darah dari jantung ke seluruh tubuh dan kemudian kembali lagi ke jantung lagi melalui pembuluh darah.

Sistem ini sangat penting bagi tubuh, Sistem tersebut yang membuat manusia tatap dapat bertahan hidup. Kita juga harus tahu aneka kerusakan gangguan sistem ini yang biasa disebut dengan penyakit peredaran darah, tentu gangguan sakitnya sangat fatal sekali.

peredaran darah manusia
Pembagian Peredaran Darah Menurut Teori Ilmiah

Ada dua jenis sistem sirkulasi darah, yaitu peredaran darah terbuka dan peredaran darah tertutup.

Pengertian peredaran darah terbuka adalah distribusi cairan darah ke jaringan tubuh tidak selalu melewati pembuluh darah.Ā  Hal ini disebabkan karena arteri yang dari jantung memiliki katup (valvula) yang mencegah darah masuk lagi ke jantung.

Arteri yang menutupi sirkulasi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Arteri optalmik /mata terletak di median dorsal di atas lambung & keluar menuju bagian muka lalu ke bawah bercabang-cabang menjadi 2
  2. Dua buah arteri antena terletak bersebelahan dengan arteri optalmik menuju ke bagian muka, lalu bercabang ke bawah. Arteri ini memberi darah ke daerah lambung, antena alat ekskresi dan otot serta jaringan kepala lainnya
  3. Dua saluran arteri hati meninggalkan jantung menuju kelenjar pencernaan & berada di bawah arteri antena
  4. Saluran arteri dorso abdominalis menuju posterior & berfungsi memberi darah ke dorsal maupun abdomen

Contoh hewan dengan sistem peredaran darah terbuka adalah hewa arthropoda (hewan berbuku-buku) seperti belalang, laba-laba, udang dan lain-lain.

sistem peredaran darah

Perbedaan Peredaran Terbuka dan Tertutup pada Manusia

Peredaran Darah Terbuka Peredaran darah Tertutup
Terdapat pada mayoritas hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) Terdapat pada manusia dan mayoritas hewan bertulang belakang (vertebrata).
Sistem peredaran darahnya masih sederhana Sistem peredaran darahnya kompleks yang terdiri dari vena, arteri, dan pembuluh kapiler.
Belum memiliki jantung dan kapiler sejati. Mempunyai kapiler dan jantung sejati untuk memompa darah.

 

Manusia termasuk ke dalam sistem peredaran darah tertutup dikarenakan sirkulasinya melewati jantung sebanyak dua (2) kali. Dengan rincian sebagai berikut ini:

  1. Peredaran darah besar adalah beredarnya darah dari arah jantung / bilik kiri ke keseluruh tubuh (kecuali paru-paru) kemudian kembali ke jantung /serambi kanan
  2. Peredaran darah kecil adalah beredarnya darah dari arah jantung /bilik kanan menuju ke paru-paru lalu kembali ke jantung / serambi kiri

Kami juga ada tulisan lebih lengkap membahas peredaran darah besar dan kecil, di sana tulisan lebih lengkap beserta contoh dan alur yang terperinci.

 

sistem peredaran darah tertutup

Contoh dari hewan yang tidak bertulang belakang (invertebrata) yang memiliki sistem peredaran darah tertutup adalah Annelida (cacing bersegmen).

 

Urutan Peredaran Darah Besar dan Strukturnya

Urutan Peredaran Darah Besar dan Strukturnya

Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskuler adalah organ yang berfungsi untuk memindahkan zat dari sel ke sel. sistem peredaran darah ini ada dua macam yaitu sistem peredaran darah terbuka dan sistem peredaran tertutup, sistem peredaran darah juga merupakan bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah atau yang sering kita kenal dengan sistem kardiovaskular. Dan apkah Anda sudah mengetahui sistem peredaran darah besar dan kecil?? lalu apakah Anda juga mengetahui struktur alat peredaran darah yang ada di dalam tubuh manusia?? Berikut kami akan menjelasskan sedikit tentang struktur alat peredaran darah, sistem peredaran darah besar, dan juga sistem peredaran darah kecil. Berikut penjelasannya.

 

urutan peredaran darah

 

Struktur Peredaran Darah Manusia

 

Sistem peredaran darah itu tersusun dari jantung yang merupakan pusat peredaran darah dan juga pembuluh – pembuluh darah itu sendiri .

1. Jantung

Jantung sendiri mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna, yang mempunyai dua serambi yakni serambi kanan dan serambi kiri selain mempunyai serambi kanan dan serambi kiri jantung juga mempunyai bilik kanan dan juga bilik kiri , tempat jantung sendiri berada diatas diafragma. Jantung terbungkus oleh perikardium yang terdiri dari dua lapis yaitu lamina panistalis di sebelah luar, dan juga lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung.

Urutan peredaran darah besar itu dimulai dari jantung – bilik kiri – aorta- pembuluh nadi – pembuluh kapiler – vena cava superior – vena cava interior – serambi kanan

Kenali Gejala Gangguan Peredaran Darah Agar Terhindar dan Lebih Aware

Waspadai aneka penyakit peredaran darah! Pelajari lebih mendalam di link tersebut.

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah adalah bagian sistem sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh tubuh. Ada tiga jenis [embuluh darah yaitu

  1. Arteri adalah pembuluh darah berotot yangberfungsi untuk membawa darah dari jantung dan fungsi arteri ini bertolak belakang dengan fungsi pembuluh yang balik yang membawa darah ke jantung.
  2. Kapiler yang berfungsi sebagai tempat pertukaran seperti pertukaran air, oksigen, karbondioksida, serta nutrisi dan zat kimia sampah antara darah dan juga jaringan disekitarnya.
  3. Vena atau pembuluh balik ini berfungsi untuk membawa darah ke jantung, darah yang di bawa ini banyak mengandung karbondioksida.

Arteri dan vena itu terletak bersebelahan, sementara dinding arteri lebih tebal daripada dinding vena. Dinding arteri dan dinding vena ini mempunyai tiga lapisan, yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari lapisan endothelium, lalu lapisan tengah yang terdiri dari otot polos dengan serat elastis dan yang terakhir yaitu lapisan luar yang terdiri dari jaringan ikat dan serat elastis. Cabang yang terkecil dari pembuluh arteri dan vena yaitu pembuluh kapiler. Pembuluh darah kapiler ini mempunyai ukuran yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal yaitu lapisan endhothelium dan juga membran basal.

 

Peredaran Darah Besar dan Darah Kecil

 

sistem peredaran darah besar

1. Sistem Peredaran Darah Besar

Sistem peredaran yang dimilik manusia yaitu sistem peredaran besar, peredaran darah besar ini dimulai dari darah keluar dari jantung melalui aorta menuju ke seluruh tubuh kemudian setelah semua tubuh teraliri oleh darah maka darah itu akan kembali ke jantung melalui pembuluh vena yang membawa darah yang mengandung karbondioksida. Berikut urutan peredaran darah besar

Yaitu dimulai dari jantung – bilik kiri – aorta- pembuluh nadi – pembuluh kapiler – vena cava superior – vena cava interior – serambi kanan.

2. Sistem Peredaran Darah Kecil

Berbeda dengan sistem peredaran darah besar, sistem peredaran darah kecil ini berfungsi untuk mengalirkan darah ke paru – paru. Sirkulasi darah tersebut bertujuan untuk merubah kadar karbondioksida dan oksigen yang terdapat di dalam darah melalui paru – paru. Intinya dari darah kotor di bawa ke arteri pulmonalis dan menuju vena pulmonalis lalu keluar menjadi bersih dan dibawa ke jantung. Berikut urutan sistem peredaran darah kecil

Yaitu dimulai dari bilik kanan jantung – arteri pulmonalis – paru-paru – vena pulmanolis – serambi kiri jantung.

Untuk lebih detail, klik juga wawasan tentang sistem peredaran darah besar dan kecil lebih lengkap bahasannya.

Nah itulah artikel hari ini tentang urutan peredaran darah besar dan kecil dan struktur sistem peredaran darah, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda sekian Terimakasih.